You Are Reading

0

Cara Mensosialisasikan Koperasi Kepada Masyarakat

Adi Minggu, 04 November 2012

Pada topik “andai saya menjadi menteri koperasi”, saya tuliskan disitu bila saya menjadi menteri koperasi nantinya saya akan mensosialisasikan program-program koperasi melalui media televisi. Karna menurut saya media inilah yang paling efektif saat ini. Dimana penduduk Indonesia saat ini rata-rata mempunyai televisi dan sering menggunakannya. Jadi televisi saat ini bukan lagi barang mahal seperti pada zaman dahulu. Ini jauh berbeda jika iklan-iklan tersebut, diiklankan pada koran-koran atau media internet. Karna masih banyak rakyat Indonesia saat ini yang masih buta huruf, apalagi jika harus berhubungan dengan kata internet. Mungkin media tersebut menjadi sangat asing bagi mereka. 

Tetapi menurut saya jika kita ingin mensosialisasikan koperasi kepada masyarakat luas, kita tidak hanya mengandalkan dari satu media saja. kita juga perlu media-media lainnya, ya seperti media masa (koran, majalah, dll) bahkan bila perlu sampai diiklankan ke dunia maya juga. Tetapi kita harus memikirkan porsi-porsi dari penggunaan masing-masing media tersebut. Misal televisi menurut saya menjadi media yang efektif saat ini karna televisi saat ini bukan lagi barang elektronik yang mahal, jadi setiap orang rata-rata sudah memilikinya. Dan yang paling penting lagi rata-rata masyarakat Indonesia kalangan menengah kebawah yang suka menggunakan media ini (media televisi). Jadi seperti yang saya tuliskan di topik “siapkah koperasi menghadapi era globalisasi’ bahwa rata-rata anggota koperasi itu menyerap dari masyarakat kalangan menengah kebawah. Jadi kemungkinan masyarakat tersebut melihat iklan-iklan koperasi di televisi dan nantinya diharapkan akan berminat menjadi anggota koperasi sangatlah besar. jika koperasi benar-benar mempunyai kegiatan yang jelas dan mempunyai daya tarik yang baik.

Sedangkan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Indonesia kalangan menengah keatas sebaiknya media yang kita gunakan adalah media internet atau media masa seperti majalah atau tabloid, karna rata-rata masyarakat Indonesia menengah keatas sudah mulai sibuk dengan pekerjaannya, sehingga waktu untuk nonton televisi pun mungkin tidak ada. Jadi media internet bisa menjadi pilhan yang efektif untuk menarik simpati dari masyarakat Indonesia kalangan menegah keatas. 

Sosialisasi koperasi ini akan semakin baik lagi bila dilakukan langsung kelapangan, karna masyarakat dapat secara langsung mengetahui maksud dan tujuan dari koperasi tersebut. Dan mungkin akan lebih mudah tertarik bila masyarakat mendengar penjelasan tentang koperasi secara langsung.

Lalu pertanyaannya kenapa kita harus melakukan sosisalisasi koperasi kepada masyarakat?
Karna seperti yang kita ketahui saat ini, koperasi di Indonesia sudah meredup namanya ditelinga masyarakat, apalagi dibandingkan badan usaha sejenis lainnyanya, mungkin nama koperasi sudah tidak menjadi pesaing lagi bagi mereka. Keterpurukan ini lah yang menjadi salah satu alasan kenapa kita harus melakukan sosialisasi koperasi kepada masyarakat. Sosialisasi ini dimaksudkan agar nama koperasi bisa mengudara lagi di masyarakat Indonesia. Dan menjadikan koperasi sebagai badan usaha yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk membantu perekonomian Indonesia.

Kemudian seberapa pentingkah arti sosioalisasi tersebut?
Arti sosialisasi koperasi itu sangatlah penting, karna seperti promosi suatu barang, jika konsumen belum mengenal produk tersebut maka kemungkinan konsumen membeli produk tersebut pun sangatlah kecil. Begitupun dengan sosialisasi koperasi, jika sosialisasi koperasi tidak dilakukan maka kemungkinan masyarakat mengetahui program-program koperasi dan berminat menjadi anggota koperasi pun sangatlah minim. Lain halnya jika koperasi melakukan sosialisasi, maka kemungkinan masyarakat menjadi anggota koperasi pun sangatlah besar, walaupun tidak ada jaminan juga kalau masyarakat akan berminat. Tetapi setidaknya disini koperasi sudah melakukan hal yang terbaik, dan hal yang terpenting lagi dalam melakukan sosialisasi tersebut, koperasi harus mempunyai program-program yang dapat menarik hati masyarakat agar nantinya mau menjadi anggota koperasi.

Lalu hal apa saja yang harus dilakukan untuk menarik minat masyarakat?
Point disini jugalah sangat penting, karna kalau koperasi hanya melakukan sosialisasi tetapi tidak mempunyai daya tarik yang kuat, maka kegiatan sosialisasi tersebut akan menjadi sia-sia belaka. Jadi agar promosi tersebut tidak menjadi pekerjaan  yang sia-sia, koperasi harus mempunyai daya tarik yang kuat terhadap masyarakat. Berikut cara-cara yang harus dilakukan koperasi agar dapat menarik minat masyarakat, antara lain:
1)    Koperasi harus menciptakan suasana yang  nyaman, tidak membeda-bedakan antara anggota biasa dengan anggota pengurus.
2)        Adanya pembagian SHU yang sesuai
3)    Adanyanya tunjangan dan bonus-bonus atas aktivitas keterlibatan  anggota berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan organisasi maupun layanan barang/jasa yang dikoperasi. 

Itulah beberapa cara agar koperasi dapat menarik minat masyarakat luas, tentunya harus dilakukan secara realistis agar tidak terjadi kobohongan-kebohongan yang mengakibatkan ketidak percayaan masyarakat terhadap koperasi.

Tetapi untuk mensosialisasikan koperasi itu tidak cukup hanya dengan menggunakan media masa atau secara langsung datang ke tempat-tempat tertentu, apalagi dilakukan dalam waktu yang singkat. Sebaiknya mensosialisasikan koperasi itu dimulai sejak dini. Agar rasa untuk berkoperasi itu tumbuh dan berkembang sesuai dengan berkembangnya pemikiran kita. Sehingga nantinya diharapkan munculnya ide-ide baru dalam dunia koperasi yang dapat menumbuh kembangkan koperasi kearah yang lebih maju.

Tetapi yang menjadi permasalahan saat ini banyak generasi muda kita yang hanya mengenal kata koperasi bahkan mungkin tidak sama sekali mengenal kata koperasi. Kebanyakan dari mereka tau tentang koperasi itu adalah tempat jualan buku atau alat-alat sekolah yang ada di sekolah-sekolah mereka. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha koperasi kearah yang lebih maju, terutama oleh para generasi muda. Tetapi ini malah menjadi bumerang terhadap koperasi, karna perkembangan zaman dan teknologi saat ini malah menimbulkan gaya hidup baru oleh para generasi muda saat ini. Misal: generasi muda kita lebih gemar menghabiskan waktu di depan sebuah mini market hanya untuk bercanda atau ngobrol, dan yang terpenting lagi mereka hanya menghambur-hamburkan uang saja. Keadaan seperti ini seandainya generasi muda kita mengetahuinya, akan lebih baik jika mereka menjadi anggota di koperasi. Selain mungkin kita bisa belajar berorganisasi kita juga bisa belajar banyak di dalam koperasi karna di dalam koperasi terkandung muatan menolong diri sendiri, kerjasama untuk kepentingan bersama (gotong royong), dan masih banyak lagi nilai moral lainnya yang tertanam di dalam koperasi dan pastinya mendapatkan keuntungan-keuntungan lainnya dari koperasi tersebut.

Tetapi permasalahan ini tidak bisa disalahkan oleh satu pihak saja, karna kalau kita kait-kaitkan maka permasalahan ini sudah menjadi permasalahan yang kompleks. Dan kemajuan koperasi saat ini tergantung dari kita semua yang ingin memajukan koperasi ke arah yang lebih baik, yang pastinya hal tersebut perlu dukungan dari masyarakat Indonesia. Kalau bukan dari diri kita sendiri yang memulai kepada siapa lagi kita akan berharap???

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2010 Dreamer